Mengenai Saya

Selasa, 10 Oktober 2023

PUING : FANATISME PEMELUK AGAMA

 


"Sejarah dipenuhi cerita membangun dan menghancurkan. tetapi, siapakah yang membersihkannya". Demikian kata Pujangga India - Rabindranath Tagore.

Membangun mungkin mudah. Menghancurkan, apalagi. Menjaga dan membersihkannya, sungguh teramat sulit. Membersihkan hati membersihkan trauma. 

Aleppo, kota yang dianggap para arkeolog sebagai salah satu kota tertua di dunia, selain damaskus dan Bayblos lebanon, mulai berbenah. Termasuk membenahi (kembali) Great mosque Of Aleppo ataukah masjid agung aleppo. Ikon ibu kota aleppo. Salah satu Masjid tertua didunia.

Perang telah meluluh lantahkan masjid yang diakui oleh UNESCO sebagai salah satu kekayaan unggulan peradaban dunia. Kota aleppo juga koyak. Kota yang cantik dan eksostis. Kota yang dalam bahasa arab disebut ; "Halab - yang Putih", karena dulunya dibangun dengan menggunakan kapur putih.

Perang memang, dimulai oleh segelintir orang, tetapi akibatnya dirasakan oleh ratusan juta orang. Imbas psikologianya akan bertahta dalam memori sekian generasi. Lama. Pelajaran berharga bagi setiap ummat manusia.

Setali tiga uang dengan aleppo. Palestina merupakan Kota Tiga Agama Ibrahimik : Yahudi, Nasrani dan Islam.

Lalu, Apa hak salah satu sekte Politik di Israel yang bernama- Zionisme, menghapus Palestina dari peta Dunia?. Biadab. Mestinya, Dulu Hitler membumi Hanguskan saja mereka. Israel tidak punya negara apatahlagi ibu kota. mereka hanya gerembolan pengungsi yang merampok.


Dima Al- Wawi, anak negeri dari Tanah yang di janjikan, di kolong langit Palestina. Usianya 13 Tahun. Sorot matanya kosong melompong, tak ada respon, tak bergeming sedikitpun. Ada isyarat luka nestapa pada matanya.

Tubuh remaja ini memang telah bebas namun jiwanya terpasung bahkan nyaris Mati. Apa yang terjadi padaMu duhai Mujahidah, apa yang di lakukan manusia-manusia biadab di penjara Israel.


**

Dalam sejarah agama, silahkan baca buku monumental Karen Amstrong, "sejarah Tuhan", kita akan dapati bagaimana fenomena kekerasan atas nama agama, memiliki embrio yang sudah teramat jauh kebelakang. Mungkin sudah takdir sejarah, kekerasaan identik dengan Agama-agama "langit". 

Dalam sejarah agama, dikenal dengan "Abrahamic Religion" (Yahudi, Nasrani dan Islam). Agak berbeda dengan perjalanan sejarah agama-agama bumi yang cenderung Soft dan tidak memiliki dorongan Ekspansif. 

Bacalah sejarah Panjang kota Tiga Tuhan Yerusalem, Kristen Abad Pertengahan (Silahkan Tonton Filem : "Season Of the Witch" yang dibintangi Richars Gere atau Filem "The Physyian" dan "Kingdom Of Heaven" yang terkenal itu) dan perjalanan dinasti-dinasti Islam periode awal dan pertengahan. 

Banyak capaian-capaian atas nama : "Ruh agama", tetapi banyak juga darah tergenang atas nama agama. Sehingga kita mengenal berbagai kontradiksi antara Kezaliman dan Kezuhudan. Dalam Islam Tak ada Tokoh yang bisa merepresentasikan kondisi Kontradiktif Ini, selain Al-Hajjaj Bin Yusuf atau Tsaqafi dan Timur Lenk.

Berbagai Literatur sejarah menggambarkan bagaimana Hajjaj, seorang Gubernur Di Baghdad, dibawah Pemerintahan Bani Umayyah, dalam hal ini Khalifah Abdul Malik Bin Marwan, merupakan tokoh yang "menggetarkan" sekaligus "menakutkan". 

Nama Hajjaj identik dengan darah pembunuhan, pembantaian dan seterusnya. Tapi pada sisi lainnya, adalah seorang yang konon menghabiskan malamnya diatas sajadah. Wallahu a'lam.

Hajjaj memiliki sumbangan besar dan sangat signifikan dalam meletakkan baris bacaan Al-Qur'an dan memashsyurkan dinasti Umayyah.

Lalu, tentang Timur Lenk. Namanya adalah Timur Lenk atau Tamerlenk dan ada juga yang menyebutnya Amir Timur. Pendiri Dinasti Timurid. Secara Harfiah, Nama Timur Lenk adalah panggilan sinis para lawannya, karena bermakna Si Timur Pinccang. Ia anak Taragai, kepala suku Barlas, diwilayah Uzbekistan kini. Ayahnya adakah Keturunan Genghis Khan, berbeda dengan Genghis Khan, Timur Lenk secara Resmi memeluk Islam. 

Dalam sejarah tercatat, ia adalah orang yang paling garang menghancurkan pusat-pusat peradaban Islam, Kecuali Samarakand. Ditempat Ini, ia malah membangun kota dengan mendatangkan Batu dari Delhi - India, yang diangkut dengan Gajah. 

Di Aleppo, Syiria, Timur Lenk membangun Piramida dari sekitar 20 ribu kepala manusia. Di Baghdad sebanyak itu pula penduduk yang di bantainnya. Di Armenia, 4000 tentara musuh di kubur hidup-hidup. Masjid Umayyah, di Damskus di hancurkan sehingga tinggal dindingnya saja. Serangan Timur Lenk, benar-benar menghancurkan peradaban Islam. Praktis hanya Mesir yang selamat. Baghadad yang belum pulih akibat serangan Hulaghu Khan, Kini Remuk kembali. Sepak terjangnya menghancurkan masyarakat Islam habis-habisan. Ia bukan mengibarkan Panji Islam, tetapi mengibarkan Panji Timurid, dinasti yang sedang di bangunnya. 

Timur Lenk adalah muslim yang Zuhud pula, kata beberapa sumber sejarah. Kabarnya, ia dekat dengan Tarekat Naqsabandiyah. Dalam kehidupan sehari-hari, ia sangat menghormati para Ulama dan selalu meminta pendapat para ulama dalam melakukan ekspansi. 

Jadi, Jangan Heran, bila ada. Sekali lagi, "bila ada" sesama Muslim saling menghancurkan. Sebagaimana Sesama Kristen pada Abad pertengahan juga saling Menghabisi. Semuanya bukan karena Agama, tetapi karena Ambisi KEKUASAAN.


NB : Sebahagian Referensi : Harold Lamb (1998).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar