Mengenai Saya

Senin, 12 Desember 2022

MENGAPA HARUS R.A. KARTINI


Mengapa Harus R.A. Kartini - Tokoh perempuan yang Dipilih Belanda. Mengapa Bukan Safiatuddin Johan dari Aceh?. Dia cerdas, menguasai banyak Bahasa. Dia menolak monopoli VOC atas Timah dan hasil bumi lainnya.

Kalau R.A Kartini, apa yang dialakukan. Saya Cuman Baca beberapa hal Soal RA Kartini, antara lain : Kartini Banyak melahap majalah terkenal, sampai Karya Multatuli berjudul Max Havelaar (saya Pernah Baca juga), Ia membaca juga karya Van Eeden yang bermutu Tinggi karya Augusta de witt, Roman Feminis dan sebuah roman anti Perang.

Ada Juga yg berpendapat : karena  Kartini Membaca itulah, ia memperjuangkan bangsanya lewat Tulisan. Ia memprotes adat dan Tradisi yang tidak adil. Ia menuntut agar pribumi juga bisa diberikan Hak pendidikan. Ia memanfaatkan Jabatan dan Posisi suaminya Yang kala itu sebagai Bupati rembang, dengan mendirikan sekolah Perempuan. meskipun, Ia rela menjadi Isteri keempat.

Kartini Tidak hanya menulis, "Habislah Gelap terbitlah terang", tapi juga ada dua buku kebudayaan : Upacara perkawinan pada suku Koja dan Kesenian Batik Di Hindia Belanda dan sejarahnya. Buku-buku inilah yang membuat budaya Nusantara dikenal didunia, bukan hanya rempahnya.

Surat-Suratnya itulah yang membuat perempuan Nusantara tidak diremehkan lagi. Bahwa ia juga bisa bersuara, Berusaha dan Berjuang. tetapi, sayang Ia wafat diUsia muda, 25 Tahun.

Menurutku, Kira-kira ada 3 sebab dipilihnya Kartini: pertama, Dinilai tidak ada motivasi melawan Kolonialisme belanda. Kedua, kartini berjuang hanya sebatas kemajuan wanita agar tidak melulu menjadi konco wingking. Ketiga, Kartini merupakan bagian dari Kepriyayian.

Priyayi saat itu adalah tempat belanda bergantung, jika Ingin Policy ditanah jajahan. Kartini Mereka anggap "aman", Kartini Juga dianggap tidak berbahaya karena cuma membuat sekolah dibelakang Pendepo. Tak ada aktivitas yang mengancam belanda. Beda dengan perempuan pejuang yang lain.

Selain itu, yang ku tau soal Kartini. Hanya Kartini Timung, Bibi Saya. Adik dari Bapak Saya, yang merupakan Petani Musiman yang berjuang Menyekolahkan Anak sulungnya-Rahim Laka sampai Sarjana. Dan Masih Banyak Kartini-Kartini Lain Yang Hari Ini Bermilad, Selamat.

Semoga Bibi Saya dalam kedaaan sehat wal afiat dan di berkahi setiap langkahnya. 


*Pustaka Hayat
*Pejalan Sunyi
*Rst
*Nalar Pinggiran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar