Sebuah desa di Yaman. Nama desanya adalah Tayeb, di Harraz Provinsi Sana'a. Salah satu tempat di dunia yang tidak pernah turun hujan, karena berada di atas awan.
Konon, Imam Syafi'i sempat beberapa kali berkunjung ke desa ini. Beliau memuji Sana'a dan membuat tulisan : "La Budda Min Sana'a" (Sana'a, kota yang harus dilihat).
Yaman memang pernah berada di bawah kekuasaan Ethiopia atau saat itu Abyssinia yang mana salah satu penguasanya seorang wanita. Ratu Balqis, istri Nabi dan Raja Sulaiman bin Daud AS. Sayangnya Sana'a sempat berantakan karena perang saudara. Kota yanllg cantik, secantik penguasanya dulu, Ratu Balqis atau Sheba.
Jika Kota itu berada diatas awan, lalu darimanakah Airnya, sebagai sumber kehidupan?. Yang saya baca pada setiap rumah di desa ini punya 1-2 sumur. Air dipompa dari bawah. Sistem hidrologi yang kelak dibawa ilmuwan-ilmuan Islam ke Andalusia atau Spanyol. Para ulama mengembangkan dam menyempurnakan sistem hidrologi aqueduct nya Romawi. Islam itu membawa cerdas.
Romawi pun menyempurnakan dan menerapkannya secara nyata dari pendahulunya, Yunani Kuno. Masih ingat Hukum Archimedes?. Ilmuwan-ilmuan Islam seperti Al Khawarizmy menyempurnakannya lagi sehingga tempat-tempat yang tinggi dapat dengan mudah memompa air dari bawah ke atas. Itulah seharusnya seorang Ulama Islam yamg benar. Fiqih nya sama baiknya dengan Fisika nya.
Perempuan Yaman itu cantik. Secantik kisah negeri mereka. Negeri yang terletak di selatan jazirah arab. Para sarjana dan petualang dari benua biru-Eropa menyebutnya sebagai Arab Felix atau tanah arab yang subur.
Yaman adalah Negeri yang kaya akan kisah. Kisah yang di muat dalam kita-kitab suci. Di buku-buku, diatas mimbar, dalam kisah-kisah Rakyat, dst.
Tentang Ratu Balqis dengan Kerajaan sheba, ada di negeri itu. Kisah Ratu Balqis menjadi penggalan kisah dominan Nabi Sulaiman. Ratu ini akhirnya di persunting Nabi sulaiman dan menurunkan Raja-Raja minilek-Habsyi. Ethopia, nama lainnya.
Tentang Kisah Rangkayo-Konglomerat Qorun, tentang kisah suku Aad dan Tsamud. tentang kisah kaum sodom dan gomorra, di zaman Nabi Luth. bahkan Embrio LGBT juga berasal dari situ.
Negeri yang kaya akan sejarah. Dengan kisah. Dengan budaya. Semoga tidak porak poranda lagi oleh persaingan atas nama politik kawasan. Lalu, agama terseret pula. "Darah tetes di tengay rumah", demikian penggalan Puisi Taufik Ismail tentang Konflik, yang berada di tengah rumah kita sendiri. Oleh kita sendiri. Mati pun, kita juga. Menyedihkan.
Salam damai untuk saudara-saudara kita di Yaman. "Perempuannya, Cantik dan Manis-Manis Khas Jazirah", kata seorang kawan. "Yah, betul. Itulah kenapa saya publish diberanda, menjelang tidur setelah berselancar untuk penyejuk mata".
*Pustaka Hayat
*Rst
*Pejalan Sunyi
*Nalar Pinggiran



Tidak ada komentar:
Posting Komentar