Ukraina Kena Jebakan NATO dan Amrik. Di biarkan sendiri, melawan Invasi Rusia. Beginilah akibatnya, jika Presidennya mantan Pelawak, yang Sok-sok an Menantang Kamared Putin.
Jika Invasi Rusia ke Ukraina Di biarkan tanpa NATO dan Amrik. Maka, China pun punya dalih menginvasi Taiwan. So, Kemarin, beberapa pesawat tempur China sudah melintas diatas langit Taiwan.
Kamared putin, Bahkan mengancam siapa saja yang berani mengintervensi invasi Rusia ke Ukraina, akan mendapatkan konsekuensi yang mereka tidak pernah lihat sebelumnya. Omegat...Nuklir!.
Apakah Kyiv akan jatuh tanpa bantuan yang di janjikan Amrik dan NATO. Sungguh malang Ukraina.
Bandara di Gostomel di sebutkan, telah diduduki oleh pasukan Rusia. Bandara tersebut, hanya berjarak 40 KM dari Ibu kota Ukraina (Kyiv).
Kata Wamenlu Ukraina, " Kami butuh bantuan dana dan pasukan, bukan sekedar Kecaman".
Presiden Zelensky, bertanya lansung kepada 27 pemimpin Eropa soal apakah Ukraina akan masuk NATO?. Semuanya takut, tidak ada yang menjawab. Mereka bersama kami. tapi, mereka tidak siap membawa kami ke dalam aliansi dengan mereka.
Tentang ketidakhadiran AS dan NATO itu, Presiden Zelensky menyatakan bahwa (dalam nada yang terdengar muram), "Ukraina dibiarkan sendirian menghadapi Rusia. Presiden Zelensky bersumpah tidak akan meninggalkan Kyiv, walau pasukan Rusia semakin mendekati pusat Ibu kota. Dirinya tahu betul bahwa ia adalah target pertama Rusia dan kedua adalah keluarganya.
War world sedang berlansung. Indonesia masih sibuk urus toa Masjid, minyak goreng dan JHT. Kasihaan.!. pantas saja, kita tetap di pinggiran sejarah.
Mereka yang mendukung Rusia, Bukan karena mereka Pro Perang. Tetapi, sudah muak dengan Amrik dan Nato. Selain itu, Saya melihat ketimpangan keadilan para jagoan Perang, hanya yg punya nuklir di dunia ini. Situasinya seperti jerman setelah PD1. Dikerdilkan dan disisihkan. Jerman keluar Mengamuk di PD2.
Sejarah dipenuhi dgn cerita membangun dan menghancurkan. tapi, siapakah yg membersihkannya", demikian kata pujangga India (Rabindranath Tagore).
Membangun mungkin mudah. Menghancurkan, apalagi. Membersihkannya, sungguh sangat sulit. Membersihkan hati. Membersihkan trauma.
Perang (memang) dimulai oleh segelintir orang. tetapi, akibatnya dirasakan oleh jutaan orang. Imbas psikologisnya akan bertahta dlm memori sekian generasi. Sebab, dlm sejarah panjang ummat manusia, tdk ada konflik yg memberikan kita kesempatan untk membangun peradaban. Padahal peradaban itu adlh ikhtiar manusia untuk menaikkan harkat kemanusiaannya.
Para filsuf dan pejuang kemanusiaan membangun peradaban dgn pikiran dan cinta kasih, para politisi-tiran membangun peradaban dgn senjata dan aliran darah.
Berkenaan dgn Hal itu, saya Teringat film 13 HOURS. Menonton film ini mengigatkan kita akan akhir tragis pemimpin Libya "Muammar Qaddafi". Dgn teramat jelas, sebagaimana yg juga diposting di youtube, Qaddafi diseret beramai2 dari dlm got, wajah berdarah2. Wibawa Qaddafi seakan2 hilang-lenyap, tinggal rasa kasihan teramat dlm bagi yg menontonnya, setidaknya bagi saya pribadi.
Padahal Qaddafi selama ini dikenal sebagai pemimpin yg teramat disegani di Jazirah Arab. Ia menjadi "ayah" bagi komunitas muslim minoritas di berbagai belahan dunia. Libya ditangannya cukup makmur. Qaddafi lunglai ketika diarak beramai2, diludahi, dihantam - ditendang. Terakhir, tubuh penuh darah itu roboh ditembak.
Lalu, tahukah apa yg terjadi pada fase berikutnya ?. Dubes Amrik, J Christopher Steven kemudian berpidato, "Kemenangan ini adlh, kemenangan rakyat. Kematian Qaddafi akan membawa kedamaian dan ketentraman untk rakyat Libya". Mimpi dan janji itu, tak terwujud. Libya akhirnya terseret kedalam perang sipil tak berkesudahan, bahkan hingga kini.
Irak, Libya, Yaman dan Afghanistan. "tak berkesudahan". Satu generasi, mungkin, "hilang".
Pemimpin tiran selalu datang dari mana saja. Bisa dari golongan borjuis atau dari revolusi proletar. Kekuasaan membuat manusia kadang lupa idealisme yg dibangunnya selama masih berjuang.
Bung Karno dengan tokoh-tokoh besar Uni Sovyet. Pertama, NIKITA KRUSCHEV (sahabat karib Bung Karno yang dikenal sebagai "lawan" John F. Kennedy - Amerika Serikat). Badannya pendek. Botak. Tambun. Bukan keturunan bangsawan. Ia-nya seorang anak petani biasa. Dikenal sebagai salah satu presiden legendaris dan terhebat Uni Sovyet.
Dalam sebuah sidang Dewan Keamanan PBB, Ia pernah marah. Saking marahnya, ia merasa perlu untuk menanggalkan sepatunya dan memukul-mukulkannya ke podium. Geram karena keberpihakan PBB yang demikian besar pada Amerika Serikat. Walaupun begitu, ia tak pernah berkeinginan untuk keluar dari PBB. "Salah diingatkan, protes bila tak adil", katanya ketika ditanya oleh majalah Life.
Kemudian, Leonid Ilyich Ulyanov BREZHNEV (dikenal sebagai tokoh kunci "Perang Dingin" di era Amerika Serikat dibawah Ronald Reagan). Lalu Yuri GAGARIN (Manusia pertama yang mengorbit bumi).
Dimana lahir Kruschev ?. Nikita. Tepatnya, Nikita Kruschev lahir di sebuah desa. Di Ukraina. Mungkin, bila hidup hari ini, Nikita pasti menangis melihat tempat kelahirannya dibombardir Putin.
Kalau Yuri Gagarin ?. Juga lahir Di Ukraina.
Bahkan Bapak Uni Sovyet, LENIN, juga lahir di Ukraina. Banyak sastrawan besar Rusia, juga kelahiran Ukraina, seperti Leo Tolstoy dan Dostoyevsky.
Orang Ukraina dan Rusia sama-sama berumpun bahasa Slavia. Slavia adalah istilah untuk kelompok etno-linguistik Indo-Eropa yang tinggal di Eropa Tengah, Eropa Timur, Eropa Tenggara, Asia Tengah dan Asia Utara.
Begitulah !.
*Pustaka hayat
* Rst
* Pejalan Suinyi
* Nalar Pinggiran




Tidak ada komentar:
Posting Komentar