(1). INGGIT GANARSIH
Perkawinan itu berlangsung sederhana. Tak mewah. Biasa-biasa saja. Inggit didampingi ibu kandungnya. Soekarno hadir dengan anggota keluarga dari pihak ayahnya, Soemosoewojo. Maka, tanggal 24 Maret 1923, Soekarno pun menandatangani Soerat Keterangan Kawin, bernomor 1138 dengan materai 15 sen.
Bahtera kemudian mereka arungi. Tapi, kandas di tengah jalan. Inggit mendampingi Bung Karno ketika menghadapi masa-masa sulit perjuangan. Ia tak sempat berdiri di sisi laki-laki yang dicintainya itu, ketika laki-laki tersebut menggapai puncak cita-citanya.
Inggit memilih bercerai, ketika Bung Karno jatuh hati pada perempuan cantik, bernama Fatmawati.
"Saya tak mau dimadu. Tak baik. Akan menyusahkan semuanya", ujar Inggit waktu itu.
Di hari tuanya, Inggit hidup sederhana. Ia hidup dari menjual bedak. Bung Karno tetap menghormatinya, walau mereka telah bercerai.
Soekarno jatuh cinta padanya, saat Fatma berusia 20 tahun. Ia di persunting si Bung, pada juni, bulan pemilik si gemini ( Bung Karno, Berzodiac Gemini) tahun 1943, mereka menikah.
Selanjutnya, 2 putra dan tiga putri lahir. Salah satunya, presiden RI ke 5, Megawati Soekarnoputri. Kepada Cydia Adams, penulis Biografi "Bung Karno ; Penyambung Lidah Rakyat, bung karno berkisah; "Fatma itu cantik, rambutnya seperti Sutera di sisir belah tengah dan teruari ke belakang menjadi dua kepang".
Semua tentu tahu bahwa mantan presiden RI Soekarno, memiliki istri cantik bernama Ratna Sari Dewi, yang merupakan seoramg warga jepang.
Perempuan yang lahir dengan Nama Naoko Nemoto ini, pulang kampung dan menetap di shibuya pada tahun 2008 dan hidup sebagai sosialita dan pengusaha papan atas.
Bayangkan saja, jika masa Mudanya, Ratna sari Dewi adalah zaman Now. Duhaaaaii, belahan hati dan penyejuk jiwa Sang poetra Fajar Dan ketika Ayah Megawati Soekarnoputri ini mempersunting Ratna Sari Dewi, muncullah beberapa poster di kota Jakarta : “Stop Impor Bini Muda!”.
Kata-kata di poster itu sangat jelas ditujukan kepada Presiden Soekarno. Ketika ditanya wartawan, mengapa Soekarno masih "melirik" wanita cantik lainnya. yaaaa, lainnya. Soekarno justru berkata, " Salah besar kalau Soekarno suka melirik wanita cantik, saya tak suka melirik, yang benar itu, Soekarno menatap dengan kedua bulatan matanya".
Foto sejenis ini ke "belahan hati"-nya yang lain, tak ada. Satu ciuman di pipi Ratna sari dewi.
Si Bung Memang, di kabar beritakan sangat Flamboyan. Bahkan, Ultra Flamboyan. Selain Marlyn Monroe. Maka, aktris yan selalu hangat menjadi perbincangan publik di dunia pada masanya adalah GINA LOLO BRIGIDA.
Entah Gina, Entah Soekarno. Sama-sama Memandang Takzim. Sungguh kejanggalan dan pencintraaan yang nyata.
Konon, ketika Soekarno tak lagi menjadi presiden, ada isu yang bekembang tentang kaca mata yang tembus pandang. Lebih canggih dari X-Ray. Lekuk rona bentuk tubuh wanita yang terbungkus kain, bisa tembus oleh kaca mata ini.
Bayangkan.!. Betapa tersiksanya Si Bung memakai kaca Mata tersebut. Benarkah?. Tentu tidak. Sebab, ada adihium lama, bertutur begini ; " orang hebat itu punya banyak orang tua. Orang kalah, ia akan jadi yatim piatu".
* Pustaka Hayat
* Pejalan sunyi
* Rst
* Nalar pinggiran









Tidak ada komentar:
Posting Komentar