Sekitar 9 tahun yang lalu, ada sebuah penggalan dialog yang kemudian dipublikasikan di salah satu media kenamaan. Penggalan dialog antara seorang Hakim dan Dudung Purwadi - Dirut PT Duta Graha Indah, yang mengerjakan Pembangunan Wisma Atlet Palembang, Heboh itu. Ketika Hakim Mencecar pertanyaan, mengapa Dudung memberikan "Fee" pada beberapa Pihak, maka ia menjawab, " Selama ini Pak Hakim, semua orang Melakukannya".
So, Karena Itu Saya teringat dengan Tulisan Dewi C. Buana dari sebuah harian digital, Dialog Imajiner antara seorang Hakim dengan Tersangka : Kenapa engkau merusak Kantor calon kepala daerah yang mengalahkanmu?. "Semua orang Melakukannya", jawab A.
Kenapa engkau menaikkan nilai proyek pembangunan jembatan hingga berlipat?. "Semua orang Melakukannya", Jawab B.
Kenapa engkau tidak mencegah sebelum orang melanggar Rambu lalu lintas?. "semua orang melakukannya", Jawab C.
Kenapa engkau bertanya tentang nilai kuitansi yang harus kau tulis kepada konsumen yang membeli material ditokomu?. "Semua orang melakukannya", Jawab D.
Kenapa Engaku tidak berhenti saat lampu merah menyala?. "Semua orang melakukannya", Jawab E.
Kenapa engkau membuang sampah ke selokan, padahal dulu kita kebanjiran gegara selokan tersumbat?. "Semua orang melakukannya", Jawab F.
Kenapa engkau mengubah putaran meteran BBM, hingga angka yang tertera Beda dengan jumlah liter yang keluar?. "Semua orang Melakukannya", Jawab G.
Kenapa engkau mengeluarkan Bujet begitu banyak hanya untuk masuk di salah satu Fakuktas sebuah Universitas Negeri?. "Semua orang melakukannya", Jawab H.
Kenapa engkau menggunakam Baking dan membayar banyak uang, hanya untuk menjadi seorang ASN?. "Semua orang melakukannya", Jawab I.
Kenapa engkau menggunakan Money Politik dan kampanye hitam hanya untuk mengkapitalisasi kemenangan?. "Semua orang melakukannya", Jawab J.
Kenapa engkau membohongi Nuranimu untuk memutuskan benar adalah benar dan salah adalah salah, padahal anda adalah seorang Hakim, jaksa dan pengacara?. "Semua orang melakukannya, Jawab K.
Kenapa engkau...?. "Benarkah semua Orang Melakukannya?".
Jawabannya, Tidak. Tidak semua orang melakukannya Ataukah mungkin memang "Langka Panutan, Krisis Figur dan Tauladan " yang tersaji Di Tipi, Dikoran, dimajalah, Diperbincangan, didialog, didiskusi. Lebih banyak yang terhidang, lebih banyak yang diucapkan, diperkatakan, diBaca adalah Contoh-Contoh yang tidak terpuji, akhirnya menjadi alasan yang begitu Mudah bagi kita untuk Bertutur, "Semua Orang Melakukannya".
Makassar, 14/06/2022
*Pustaka Hayat
*Rst
*Pejalan Sunyi
*Nalar Pinggiran


Tidak ada komentar:
Posting Komentar